Monday, 4 December 2006

7 Hari Melangit Tanpa Henti

Di antara tiap tetes yang membanjir,
dan hati miris menangis untuk merindu,
di antara tawa dan ramai yang sunyi membisu,
di celah tiap detak kehidupan,
di sela engah dan desah menderu,
di batas aksara di lautan semesta,
yang ironis ketika nyata mengabur dan perlahan menjadi maya,
kau tetap hadir di sana..

0 comments: